Pendidikan

Merauke Proses Pencairan BOS

Kompas.com - 03/02/2012, 12:25 WIB

MERAUKE, KOMPAS.com- Keterlambatan pencairan bantuan operasional sekolah triwulan IV Oktober-Desember 2011 ke SD dan SMP negeri dan swasta di Merauke, Papua, disebabkan persoalan administrsi. Untuk itu, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke saat ini tengah memproses pencairan dana BOS, sehingga segera disalurkan ke sekolah-sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw mengatakan, dana BOS triwulan IV 2011 sebenarnya sudah masuk kas daerah kabupaten pada 29 November 2011. Akan tetapi, saat hendak mencairkannya, pengelola kas daerah meminta untuk pencairan dana BOS harus dilengkapi salinan Peratuan Menteri Keuangan terkait adanya kenaikan alokasi dana BOS per siswa SD dan SMP. Itu diperlukan sebagai dasar hukum proses pencairan.

Vincentius mengaku pihaknya telah melakukan koordinasi untuk menyelesaikan kendala administrasi itu agar BOS bisa segera disalurkan ke sekolah-sekolah, termasuk juga untuk pencairan BOS triwulan I tahun 2012.

Dana BOS di Merauke periode Oktober-Desember 2011 untuk SD negeri sebesar Rp 1,677 miliar untuk 16.894 siswa sedangkan SD swasta Rp 1,476 miliar untuk 14.875 siswa. Adapun SMP negeri sebesar Rp 1,089 miliar untuk 7.640 siswa dan SMP swasta Rp 374,2 juta untuk 2.626 siswa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau